Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Kebetulan juga sebagai Takdir Allah

Bismillah Pernah ada sahabatku yang bertanya begini: --menurut mu jika kita bertemu seseorang yang lama tak bersua, itu kebetulan atau takdir tuhan?-- Akupun menjawab: --semua di dunia ini di dalam perut bumi maupun di angkasa adalah milik Allah. Jadi sesuatu yang kita sebut sebagai "kebetulan" juga adalah milik Allah. Berarti semua hal di dunia ini adalah bukan sebuah kebetulan. Takdir seseorang memang bisa berubah sesuai apa yang kita upayakan. Namun suatu "kebetulan" itu bukanlah kebetulan melainkan takdir-Nya. Mungkin, Allah menyelipkan makna di sana. --------------- Lalu, hari ini, aku mampir ke sebuah kedai jus. Pemiliknya, sebut saja tante, ia memanggilku sedikit berbisik setelah membuatkan jus untukku. 👩 -- tante 👧 -- aku 👩: neng kok pakai celana? Roknya kemana? Sejujurnya aku sedikit tertegun. Dalam hatiku sempat berbisik. MasyaAllah ternyata tante yang ku kira cuek ini begitu perhatian. 👧: (tersenyum) iya i...
Berusaha, berdoa dan bersyukur. Itu sih kunci kebhagian hati. Alhamdulillah yaAllah, sejujurnya magang disini ngga pernah terbayangkan. Tapi di suatu mlam aku pernah mimpi. Mengalami kejdian di situasi dan kondisi yang sama seperti ini. Ya Allah Alhamdulillah. Sebenarnya allah udah tunjukin jalan kesini. Kalau saja aku tolak ajakan vind wktu itu. Mungkin itu kesalahan besar dan sia sia. Alhamdulillh ya Allah. Usahaku kerja cerdasku berbuah manis.
Berbagilah bersama kawanmu. Mereka mungkin bukan yang selalu ada dalam suka dukamu . Namun, kebahagiaanmu akan betambah dan bebanmu akan terasa lebih ringan dengan berbagi. Seperti hari ini. Komunikasi menjadi salah satu penghalang antara kita. Hobiku memasak. Dan hobimu makan. Kita di persatukan dalam teras kamar yang berdampingan. Disatukan dengan aroma harum masakan. Dan lebur dengan sepiring nasi hangat beserta lauk pauknya. Berbagi. Itulah makna yang ku petik malam ini. Kebahagiaanku bertambah. Bebanku menjadi berkurang. Terima kasih teman.
Unmood. Asdfghjkl. Astaghfirullah, rasanya pengen guling guling berkali kali sampe kepentok tembok. Biar ngerasain sakit. Menurut gue itu lebih baik daripada perasaan ini. Gue sedih ngga tau apa sebabnya. Gue galau ngga tau apa sebabnya. Banyak yang dipikirin. Tapi justru bingung sendiri mana yang harus di prioritasin. Katanya, nulis aja buat ngeluarin unek unek. Katanya, nulis aja buat legain pikiran. Oh Allah.. Maafkan aku, bukan aku tak pedulikan mu, aku sudah berusaha mendekatkan diri kepadamu. Tapi mungkin hatiku kurang ikhlas. Ampuni ku ya Allah.
Soedjiwo tedjo pernah bilang " Jangan sengaja pergi untuk menghilang, jangan sengaja lari untuk dikejar, karena berjuang tak sebercanda itu. " Dalam suatu hubungan, tentu ada kata perpisahan. Dan bagiku, setiap perpisahan adalah indikasi dari sebuah permasalahan. Aku percaya, tak ada kata pisah jika semua baik baik saja. Tapi, kita saling mengenal dengan cara yang baik. Tidakkah seharusnya kita berpisah dengan cara yang baik pula? Terlepas, perpisahan itu ada karena sesuatu yang tidak baik.