Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Kehidupan Kekal Untuk Emak Baru Dimulai

Gambar
Assalamualaikum Innalillahi wainnailahirajiun. Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (Al-`Ankabūt):57 Selamat menempuh perjalanan panjangmu Emak. Kehidupan kekal mu baru saja dimulai. Sedih. Kala ku dengar kau terbaring lemah di ruang rawat rumah sakit beberapa minggu lalu. Gundah. Kala ku dengar kau terus memanggil Almarhumah nenek buyutku (Mama mu) di tengah tidurmu yang tak nyenyak. Kala itu juga, sudah kupasrahkan segalanya kepada sang maha pemilik kehidupan. Walaupun sempat ku panjatkan doa kepadaNya, agar aku bisa bertemu denganmu sebelum waktu itu tiba. Tapi rupanya Allah lebih sayang kepadamu Emak, Dia memanggilmu karena kasih sayangnya kepada sang hamba yang hanya terbaring lemah. Jangankan untuk menyesap sedikit air. Membuka matapun tidak. Dan hari itu, sehari sebelum kepergian mu, wajahmu terus saja menari di pikiranku. Aku juga tak kuasa menahan haru ketika malam itu ku hubungi mama dan berkata kau sudah tak ...

Doa Menjadi Hamba Yang Senantiasa Menjaga Solat

Gambar
Bismillah. Assalamualaikum. Sampaikanlah walau hanya satu ayat. (HR. Bukhari) Sebagai seorang muslim, marilah sama-sama saling mengingatkan dalam kebaikan. Solat merupakan sebuah kewajiban setiap muslim untuk mengerjakannya. Karena solat merupakan perintah Allah. Dan dalam sebuah hadits At-Thabrani juga disebutkan bahwa amalan yang pertama kali dihisab adalah solat. Namun, sebagai manusia, kadang kita khilaf. Menyepelekan solat. Apalagi di rundung kesibukan duniawi, Astaghfirullah. Padahal, percayalah, Allah sudah menyiapkan pengganti yang luar biasa bagi yang meninggalkan urusan dunia untuk melaksanakan solat jika sudah tiba waktunya. Memiliki keturunan yang senantiasa menjaga solatnya merupakan mimpi banyak muslim dan muslimah tentunya. Siapa yang tak merasa bersyukur memiliki anak cucu yang menjaga Solatnya sejak dini. Iya kan? Intan pernah baca suatu kisah dari salah satu jejaring sosial. Muslim tersebut seorang Ibu. Beliau bercerita, kalau beliau memilki bebera...

D-15

Gambar
  Pagi mulai menyapa. Cerah sekali pagi ini. Ramainya kota yang super sibuk ini menjadi teman akrabku. Bising suara kendaraan. Sudah bersahabat dengan indra pendengaranku. Maklum. Kost tempat tinggalku hanya berjarak beberapa meter dari jalan raya. Suduh pukul delapan lebih tigapuluh menit, aku masih enggan membersihkan tubuh. Padahal aku sudah buat janji dengan temanku. Lebih tepatnya dia memintaku untuk menemaninya pergi. Aku masih diam diatas kasur beralas tikar ini . Memperhatikan langit-langit kamarku. Tak ada yang kupikirkan. Well. Sedikit rasa khawatir mengganggu hati ku. Aku tidak bisa tenang jika sudah teringat hal itu. Ku raih ponsel ku. Ku lihat tool kalender. Kalender ponselku sudah penuh warna. Aku menandai kegiatan efektif selama dikampus. "Tersisa tiga hari Vi, persiapan mu masih sangat kurang." Aku bermonolog. Kemudian kembali meletakkan ponselku sembarangan. Mataku kembali memperhatikan langit-langit kamar. Aku merapalkan beberapa doa, maksud hati...

Suami Pilihan Ayah

Gambar
  Lantunan ayat Alquran begitu merdu terdengar diruang tengah, Arif tengah membacakan ayat-ayat Alquran di telinga putra mungilnya yang baru berusia 1 tahun. Naura tersenyum bahagia melihat pemandangan di depan nya sambil melipat mukenah dan sajadah selepas solat isya bersama sang suami. Naura begitu bahagia hidup bersama keluarga kecilnya. Ia bersyukur memiliki suami yang sholeh dan senantiasa menanamkan nilai-nilai agama dalam rumah tangganya. Kebahagian itu bertambah tatkala si buah hati lahir, Raffa namanya. Benar adanya sebuah kalimat dalam alquran, ''Allah lebih mengetahui mana yang terbaik bagi hambanya,’’. Padahal dulu, Naura sangat menentang perjodohan nya dengan Arif, suaminya yang begitu ia sayangi sekarang. *** 3 tahun sebelumnya... Arif masih berdiri di depan pintu masuk yayasan menunggu hujan reda, matanya beberapa kali melihat jam di pergelangan tangannya. Ia sudah berjanji akan datang kerumah Pak Mus sepulang mengajar. Tiba-tiba sebuah motor berhe...

Bedah karya "Suami Pilihan Ayah"

Gambar
Assalamualaikum Aku mau berbagi cerita lagi, Alhamdulillah baru sekarang nyoba-nyoba ikutan beberapa event, dan lolos jadi kontributor. Aku mau share karya kedua ku yang lolos jadi kontributor nih, tapi di page berbeda dari postingan ini yah. Oh iya nantinya karya-karya yang lolos akan dibukukan. Seriusoly, itu membanggakan banget, titik awal sebagai pehobi menulis ya punya buku, walaupun dalam bukan the only writer dalam buku  itu, alias terdiri dari kumpulan beberapa karya penulis lain. It's okay. Setelah lolos jadi kontributor di beberapa event, jadi semakin semangat berlatih dan berimajinasi, bukan tidak mungkin suatu saat dapat gelar juara kan? :D Judul karya kedua ku ysng lolos jadi kontributor yaitu " Suami Pilihan Ayah ". Inspirasi dari cerita ini dari seseorang yang sangat menginspiratif bagi kehidupanku. Mereka berdua menjadi orang yang termasuk panutan ku selama ini. Ini kisah mereka. Secara garis besar sih temanya memang perjodohan tapi di cer...

Incest Love [1]

Gambar
“Nes, jadi kapan aku dikenalin sama orangtua kamu?” tanya Adit pada Ines, kekasihnya. Adit, seorang pemuda yang sudah matang baik dalam usia maupun dalam karir. Hidup sebatang kara sejak usianya lima belas tahun membuat Adit harus berjuang sendiri membiayai kehidupan dan pendidikan nya, namun karena keuletan, kegigihan dan kecerdasan yang dimiliknya dia selalu mendapat beasiswa di sekolahnya dan saat itu dia baru menginjak pendidikan menengah atas. Karena keuletan dan kegigihan nya jugalah ia bisa menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi.  “Ayah masih ada tugas diluar kota Dit dan Bunda mendampingi Ayah, kalau udah datang, aku pasti kenalin kamu sama Ayah sama Bunda, yah?” Kata Ines. Ines adalah gadis yang telah mengisi hari-hari Adit sejak dua tahun lalu. Selain cantik, Ines juga gadis yang cerdas, aktif, ekspresif dan lembut. Dia juga penuh pengertian dan perhatian pada Adit, Adit yang tidak pernah merasakan perhatian dari sosok Ibu sejak kecil pun seola...

Bittersweet

Gambar
Alunan musik klasik dan gemerlap cahaya lampu malam hari kota Paris begitu memanjakan indra pendengaran dan penglihatan Radit. Malam ini, ia masih menikmati pemandangan kota Paris hingga hampir tengah malam, dari kamarnya. Pantulan dirinya dari jendela kaca besar diruangan itu menjadi saksi bisu seberapa lama ia berdiri. Tangan nya memegang erat kaleng minuman bersoda. Pikirannya kembali melayang pada beberapa saat yang lalu. Ia merindukan Raya. Kekasihnya yang tak bisa ia miliki. *** ''Kau tidak bisa menikahiku Radit, aku saudara kembarmu.'' Tutur Raya pada Radit yang terlihat begitu frustasi. Radit terdiam. Pertahanan nya runtuh ia terduduk di samping sofa apartemen Raya saat itu. Pernyataan Raya seperti tamparan kedua baginya. Selama beberapa tahun ia menjalin hubungan bersama Raya, ia mengenal Raya sebagai model yang di kontrak oleh butik Ibunya untuk memeragakan design dari butik Ibunya tersebut. Tak pernah sedikitpun ia berfikir kalau Raya me...

Ma.. Pa.. Rindu

Gambar
Tiada kasih sayang yang sempurna melainkan cinta Rabb kepada hambanya dan cinta orangtua kepada buah hatinya. Kasih Ibu sepanjang masa kasih anak sepanjang galah. Bagaimanapun kondisi anak. Apapun yang dirasakan anak. Ibu selalu ada. Ibu selalu peka. Tuturnya, belaiannya, dekapannya menenangkan hati. Waktunya, tenaganya, perhatiannya dicurahkan tanpa pamrih.   Walaupun tidak ada peribahasa kasih Ayah sepanjang masa. Tapi yakinlah, seorang Ayah mencintai anaknya, dalam, sedalam-dalamnya. Luas, seluas-luasnya. Ayah memang tidak bisa berucap selembut Ibu. Tapi yakinlah, setiap doa kebaikan terucap untuk anaknya. Ayah memang tidak bisa selalu mengerti permasalahan anaknya bahkan terkesan cuek. Tapi yakinlah, segala tindakan nya ia usahakan untuk kebahagian anaknya.   Alhamdulillah Mama dan Papa ku masih diberi kesehatan jasmani dan rohani. Masih diberi panjang umur. Sehat selalu Ma, Pa, karena saatnya aku membahagiakan kalian sekarang hingga selamanya....

Penipuan Via Telepon

Gambar
Assalamualaikum. Aku mau sedikit cerita.. Kisah ini terjadi hari ini, sabtu pukul 13.24 WIB. Awal mulanya aku lagi nuangin kecap ke atas telur ceplok di piring, karena kebetulan aku mau makan siang. Tiba-tiba handphone ku yang simcard nya Ind*sat bunyi, nomornya asing biasanya aku ngga pernah angkat telepon dari nomor yang ngga aku kenal tapi ini entah kenapa aku pengen ngangkat. Selesai nuangin kecap aku angkat, ada sapaan dari seberang. Assalamualaikum selamat siang.. Suaranya itu ternyata mas mas. Aku refleks jawab Waalaikumsalam ini siapa? Dia bilang, Iya mba sabar tunggu saya jelaskan Aku belum tahu dia siapa kan, aku refleks bilang, Oh iya maaf Terus dia nyahutin Iya, tidak apa-apa terus si mas mas ini bilang dia dari PT Ind*sat ooredoo Jakarta dan ngasih tau kalau aku menang undian 10 juta semalem, aku senyum-senyum aja saat itu sambil nguyah nasi. Tapi aku ngga niat buat matiin dulu, aku masih dengerin dia ngoceh, dan kalau dia ngejeda, dia tuh mau...

Sekotak Roti Mustard

Gambar
Sore ini mahasiswa Fakultas Seni kembali melakukan latihan di aula kampus. Wajar. Seminggu lagi pertunjukan drama musikal akan diselenggarakan. Pertunjukan ini rutin diselenggarakan sebagai agenda ketgiatan tahunan Fakultas Seni . Meski pertunjukan ini diselenggarakan oleh Fakultas Seni, tapi tidak semua mahasiswa fakultas seni bisa bergabung. Untuk menjadi bagian dalam tim drama musikal para mahasiswa harus melewati audisi yang dinilai langsung oleh senat dan alumni dari Fakultas Seni yang sudah sangat berpengalaman b eberapa bulan sebelumnya. Hari mulai petang, para pelatih pun memberi jeda untuk istirahat kepada tim drama musikal. Suasana aula riuh ramai saat jeda istirahat. Faldi segera berlari keluar aula sesaat setelah pemimpin tim musiknya memberikan waktu istirahat. Megan melihat Faldi yang tengah berlari keluar aula, tanpa sadar kepala dan pandangannya mengikuti arah larinya Faldi. Ia bertanya-tanya kemana Faldi akan pergi. Tapi ia juga tak berniat mengejarnya. ...

Salah Jatuh Cinta

Gambar
  Hampir setahun , aku tak mendengar suara lembut mu . Hampir setahun juga aku menyimpan rindu pada mu . Beberapa foto yang tersimpan di galeri ponselku menjadi obat nya. Walau terkadang itu sama sekali tak mengobati, justru membuat rindunya semakin besar dan membuat luka yang hampir kering kembali sobek dan berdarah. Perih. Sakit. Jika sudah seperti itu. Padahal waktu itu, aku yang membuat keputusan untuk berakhir tapi sekarang justru aku juga yang merasa kehilangan. Aku ingat, waktu itu kamu setengah memohon untuk terus melanjutkan, “kamu tidak mau mencoba untuk terus memperjuangkannya?” begitu tanyamu, tapi aku mantap mengatakan, ‘tidak’ saat itu. Aku seolah tak mau peduli rasa perih dan sakit yang kau rasakan. Atau mungkin aku terlalu merasakan perih dan sakit juga? Sehingga mengabaikan rasa sakit yang kau terima? Entahlah. Yang pasti, aku merindukan mu saat ini. Sangat rindu. ''Seberapa persen kau yakin kita bisa bersama?'' Tanyaku saat itu. Kau menghe...