Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Hijrahku

Gambar
Alhamdulillah akhirnya aku memilih jalan ini. Jalan yang sekarang aku pilih. Aku memutuskan untuk hijrah. Hijrah menjadi wanita yang lebih baik di hadapan Nya. Hijrah menjadi wanita yang lebih bijak dan dewasa. InsyaAllah hijrah ku istiqomah. Tepat dua minggu setelah aku memilih untuk memutuskan hubungan dengan dia. Dia yang pernah aku puja puji selama berbulan bulan lamanya. Alhamdulillah. Dengan kekecewaan yang dia hadirkan di hatiku, Allah mengingatkanku. Allah taburkan benih benih hidayah di hati dan pikiranku, Allah beri keyakinan kepadaku untuk membuka lembaran baru dengan jalan baru, jalan yang Ia ridhoi, jalan yang akan menuntun ku menjadi wanita Sholihah, InsyaAllah. Wanita berpakaian gombrong dan berjilbab panjang menjadi trendsetter ku sejak detik itu aku memutuskan untuk hijrah. Cantik. Anggun. Begitulah aku menilai mereka. MasyaAllah. Aku pun memeberanikan diri untuk sedikit demi sedikit berpakaian lebih syari. Mulai ku tinggalkan celana celana ku dan b...

Hanya KepadaMu

Gambar
Ya Allah Ampunilah atas segala khilafku. Terimalah dan ridhoi hijrah ku. Ingatkanlah aku atas segala khilafku. Kuatkanlah hatiku menjalani hari hari baru dalam hijrahku. Hari hari yang penuh pandangan heran dari mereka. Hari hari yang penuh komentar yang terkadang melukai hati. Kuatkan aku ya Allah. Istiqomahkan aku dalam hijrah ini. Ya Allah Sesungguhnya aku bukan manusia yang baik. Pertemukanlah aku dengan orang orang Sholih dan Sholihah agar aku bisa terus belajar menjadi manusia yang baik di hadapan Mu. Ya Allah Sungguh berat ku rasa menjalani hari hari baru ku. Sungguh berat ku rasa menjadi orang baik. Menjadi manusia yang selalu berjuang di jalan Mu jika tanpa pertolongan Mu. Kumohon jagalah aku untuk senantiasa berada di jalan lurus Mu. Jagalah hatiku, dari rasa keraguan menjalani perintah Mu. Jagalah lisanku dari ucapan ucapan yang tak berguna. Jagalah setiap tindakanku dari perbuatan perbuatan yang merugi. Ya Allah sesungguhnya tiada tempat mengadu selain k...

:)

Assalamualaikum Niat baik tuh ngga selalu berkorelasi dengan hasil yang baik loh. Itu proses. Allah menguji kita. Contohnya, nasehatin temen tentang kebenaran. Kadang niat kita udah lurus nih. Tapi ditanggapi dengan tidak baik. Terkesan menghina dan menyalahkan. Keep husnudzon sih kuncinya menurutku. Rasulullah saja yang menjadi manusia pilihan Allah cobaan nya luar.biasa dahsyat saat berdakwah. Gimana kita yang hanya manusia biasa. Yang sama sekali tidak disegani karena keistimewaannya itu. Jadi, bersabarlah. Islam itu mudah. Islam itu indah. Di cela, di cemooh, di hina saat berdakwah. Tak usah gusar. Tak usah risau. Tersenyumlah. Angkatlah kedua tangan. Doakan dia, semiga rahmat dan hidayah Allah segera tercurah untuknya. Menyentuh relung hati nya. Mengalir dalam setiap desiran darahnya. Aamiin.. Malam ini, seorang teman, Alhamdulillah sekali, dia menguji ku dengan berbagai cemoohan nya terhadap diriku. Mengungkit masa jahiliyah ku. Astaghfirullah. Aku tak munafik. Ku katak...

Kau

Gambar
Kau.. Yang entah siapa dirimu Yang entah dimana keberadaanmu Kau.. Yang selalu aku doakan dalam setiap munajatku Yang selalu aku titipkan kepadaNya agar senantiasa istiqomah memperbaiki dirimu Kau.. Aku tak tau apakah kita pernah bertemu? Atau mungkin belum pernah ku kenal sama sekali? Kau.. Yang akan menyempurnakan separuh agamaku Yang akan menjadi Imam bagiku Yang akan membimbingku menjadi lebih taat kepada sang Khaliq Yang akan menjadi ladang pahala bagiku Kau.. Yang kelak akan membangunkan ku di sepertiga malamNya Yang kelak akan selalu mengingatkan ku untuk selalu mensyukuri nikmatNya Yang kelak akan menjadi partner ku untuk berjuang di atas jalanNya Teruslah berusaha memperbaiki dirimu Seperti aku yang selalu berjuang memantaskan diri untuk mu Teruslah berdoa agar Allah senantiasa memantapkan hati kita saat kita dipertemukan Tetaplah istiqomah dalam keputusanmu  menjomblo sampai halal Semoga Allah permudah jalanmu untuk menemukanku disini Aa...

Karena Janji Allah Itu Pasti

Assalamualaikum.. Selamat malam Ya Allah Alhamdulillah intan lagi bahagia banget. Janji Allah itu pasti. Iya bener. Untuk kesekian kalinya, Allah memberikan kebahagian buat intan. Intan percaya sama prinsip intan yg ini "Allah lah yang lebih mengetahui standarisasi kebahagian hambanya." Setelah sabtu kemaren dibikin shock dan sedikit terpuruk dengan tingkah pencopet metro itu. Alhamdulillah malam ini Allah naikkan mood intan. Ternyata sejumlah uang tunai yang cukup besar jumlah nominalnya, yang intan kira ada di dalam dompet yang hilang itu. Ternyata ada di dalam tas intan yang lain. Alhamdulillah. Rasanya tuh lega banget. Bersyukur banget. Intan sih mikirnya semua itu terjadi karena keikhlasan dan husnudzon. Alhamdulillah setelah kejadian kecopetan itu intan berusaha buat selalu ikhlas dan berhusnudzon sama Allah, kalau apa yang intan alami itu tidak lain adalah karena intan yang kurang bersyukur. Intan anggep itu sebagai cobaan. Dan Alhamdulillahnya intan juga ngga ...

Sendiri

Adakalanya aku hanya ingin sendiri. Adakalanya aku hanya ingin diam. Hanya saling menatap dengan benda2 disekitarku. Hanya saling menyapa lewat hembusan nafasku dengan udara. Tak ada kata tak suara.

Allah menegur ku

Assalamualaikum.. Hari ini aku banyak dapat pelajaran hidup yang sangat berharga. Pertama, jangan teledor kalau di angkutan umum, barang2 berharga jangan dibiarkan jauh dari pandangan mata sebisa mungkin harus keliatan di depan mata. Tas jangan sampe tersisihkan. Peluk deh tuh kalo bisa. Kedua, selalu bersyukur sama rejeki yang Allah kasih, dengan cara menyedekahkan sebagiannya. Jangan jadi manusia yang kufur nikmat. Jadi tadi siang, sekitar jam setengah 2 wib, aku kecopetan di metromini 46 arah kampung melayu menuju pulogadung. Aku akuin aku teledor. Tas ransel aku cangklek *bahasa apaan dah* di pundak. Teledor!! Dompet beserta isinya lenyap. Uang tunai (yang nominalnya sangat besar untuk ukuran mahasiswa yang belum bisa menghasilkan uang sendiri). Kartu kartu berharga juga. Ya Allah rasanya lemes banget. Dan itu copet hampir juga ngambil laptop di tas. Alhamdulillah Allah masih sayang sama ortu (karena laptop pembelian ortu) laptop ga sampe ke ambil. Jadi berhubung aku duduk s...

Way to Back

Gambar
Ketika kekecewaan mengusik tentram nya hati. Ketika kekesalan menggumpal dalam dada. Ketika itu juga saatnya aku kembali. Kembali kepada Allah ku. Kembali mengingat Allah ku. Kenapa? Karena.. Pertama, aku sadar ketika kecewa dan kesal itu singgah di hati, berarti aku lalai. Aku terlalu menggantung harap kepada mahluk. Kekecewaan itu hadir karena Allah yang mengingatkanku bahwa Dia merindukan aku karena kelalaian ku. Syukron Allah selalu mengingatkan ku. Hambamu yang penuh khilaf dan lalai. Kedua, aku kembali di tuntut untuk selalu berhusnudzon kepada sesama mahluk. Kekecewaan yang kurasa karena seorang mahluk bukan sepenuhnya salah mereka. Seperti yang sudah ku katakan, mereka mahluk, artinya mereka pun bernafsu. Aku tak bisa memaksakan apa yang menjadi inginku kepada mereka. Selalu husnudzon kepada sesama mahluk akan sedikit mengobati rasa kecewa dan kesal dalam hati.