Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2015

Always Listening Always Understanding

Gambar
Assalamuallaikum. Tulisan ini terinspirasi dari percakapan ku bersama salah satu sahabatku tadi siang. Tapi kami beda tempat rantau, dia mahasiswi Universitas Padjajaran, Bandung. Persahabatan kami sejak -kurang lebih- empat tahun lalu dan Alhamdulillah komunikasinya masih berjalan dengan baik walaupun jarak memisahkan kami. Dia yang anak bungsu dan aku yang anak tunggal dalam keluarga, kami mempunyai salah dua sifat yang sama. Manja dan kekanak-kanakan. Tapi, dengan sifat kami yang seperti itu bukan berarti kami tidak bisa dewasa dan bijak. Alhamdulillah kami tumbuh menjadi dewasa dan -InsyaAllah- bijak secara bersama. Banyak hal yang kami pelajari bersama selama kami mebjalmebjalin hubungan persahabatan ini. Aku juga banyak belajar dari nya. Selama empat tahun ini, komunikasi kami selalu terjalin dengan baik. Kami sering bertukar kabar maupun cerita baik itu via pesan singkat ataupun aplikasi chat. Topik yang menjadi favorit kami adalah Agama. Tapi soal apapun topiknya, ...

Rapuh

Assalamuallaikum. Rapuh. Diciptakan dan dinyanyikan oleh Abi Opick. Aku suka banget lagu ini. Setiap nonton ftv islami di salah satu stasiun tv nasional. Lagu ini sering jadi sountrack nya. Musiknya easy listening. Liriknya juga sederhana banget namun sarat akan makna. Cocok juga buat perenung. Aku pribadi sering dengerin lagu ini kalau hati lagi galau. Hehehe.. Gini nih lirik nya.. Detik waktu terus berjalan Berhias gelap dan terang Suka dan duka Tangis dan tawa Tergores bagai lukisan Seribu mimpi berjuta sepi Hadir bagai teman sejati Diantara lelahnya jiwa Dalam resah dan air mata Ku persembahkan kepada Mu yang terindah dalam hidupku Meski kurapuh dalam langkah Kadang tak setia kepada Mu Namun cinta dalam jiwa hanyalah pada Mu Maafkanlah bila hati tak sempurna mencintai Mu Dalam dada kuharap hanya diri Mu yang bertahta I. M

CHSI (Catatan Hati Seorang Intan)

Aku bukan wanita suci. Aku hanyalah pendosa. Pendosa yang sedang berupaya, berusaha, dan terus berdoa agar hijrahku di ridhoi oleh Nya. Sedang berupaya, berusaha dan berdoa agar hijrahku bisa menyelamatkan kedua orangtua ku kelak di akhirat, memudahkan kedua orangtua ku untuk memasuki Jannah nya. InsyaAllah. Aamiin.. Assalamuallaikum. Postingan ini sesuai dengan judulnya, CHSI (Catatan Hati Seorang Intan). Tulisan ini sebagian dari isi hati ku. Lillahita'ala aku tidak bertujuan untuk menyombongkan diri. Aku tidak bermaksud untuk pamer sikap. Aku tidak bermaksud untuk dinilai sebagai wanita yang paling suci. Sudah ku katakan, aku bukan wanita suci. Aku bukan wanita sholihah. Aku bukan wanita yang paham betul agama Islam. Tapi aku sedang berusaha memantaskan diri menjadi wanita suci di hadapan Rabb. Sedang berusaha memantaskan diri menjadi wanita sholihah di hadapan Rabb. Sedang berusaha memahami betul soal agama Islam. Dan aku mencoba membagikan kisahku ini pada kalian, saudara...

My Beloved Mommy

Assalamuallaikum.. Sedih. Sedih banget. Gini nih kalo kelamaan dirumah. Pas balik ke rantau jadi gondok banget hati :') Hari ini aku kembali ke rantau. Jakarta. Hari Ini aku dianterin mama papa balik ke Jakarta. Lagi manja kata papa ku. Aku juga bingung. Lagi pengen banget dianterin. Awalnya mama nolak, mama bilang lagi banyak rapat minggu ini. Awalnya aku juga bilang "ya udah ngga apa apa mah pulang sendiri aja," tapi hari jumat kemaren mama bilang mama mau anterin aku, dan mama rela harus capek capekan dengan rapat yang berturut-turut sampai akhirnya hari ini mama bisa antar aku. Luar biasa mama. Tapi.. sebenernya sejak perjalanan semalam dr Indramayu. Aku sedih sih. Udah mulai kebayang mama yang nangis pas pamit pulang lagi ke Indramayu, kaya waktu pertama kali ngelepas aku ke Jakarta, September 2013 lalu. Tapi mama emang luar biasa banget banget banget. Dengan manjanya aku sepanjang perjalanan, yang tiba tiba nangis ngga jelas karna keputusn ku sendiri min...

Maag yang Kambuh

Assalamuallaikum. Aku kembali lagi... Jadi ceritanya ini hari ke empat aku terbaring lemah. Engga ding Boong hihihi. Iya sakit. Tapi ngga sampe terbaring lemah hehehe. Maag. Mungkin penyakit ini banyak sekali diidap anak anak kost Hehehehe. Iya. Aku maag. Dan sudah empat hari ini maag ku kambuh. Rasanya... perut perih, panas, begah, mual mual, sedikit pusing, kadang sampe keringat dingin. Hilang nafsu makan. Lemes banget. Duduk salah. Baring salah. Berdiri apalagi. Tersiksa banget. Well, dengan berbagai keluhan itu aja aku udah cukup kewalahan merasakan betapa tidak nyaman nya aku sama diriku sendiri kan. Di tambah lagi aku diare. Aku baru tau kalau maag bisa bersamaan sama diare. Ini Pertama kalinya maag ku kambuh disertai diare. Sempet mikir kalau aku masuk angin bukan maag. Tapi biasanya kalau nasuk angin cukup minum t**ak angin 2 sachet itu aku sembuh. Ternyata sudah habis empat sachet. Perutku masih begah. Mual2. Dan kepalaku masih tetap pusing. Akhirnya aku memutuskan ...

Aku dan Sulawesi Tengah

Mei 2014  Sulawesi Tengah Poso Palu Setiap denger atau baca kata itu, di atas kepalaku kaya muncul awan-awan gitu isinya kenangan-kenangan manis, pait, asem, asin. Nano nano deh. Mei selalu jadi bulan istimewa buat ku. Karena itu bulan kelahiran ku. Dan tahun 2014 lalu, bulan Mei yang paling paling paling paling istimewa. Selain bulan kelahiran. Di bulan mei 2014 aku dipertemukan sama anak anak yang luar biasa. Bulan itu dimana aku pertama kali ketemu sama teman-teman baru ku. Ka Sita, Devi (Iluh), Indri, Agnes (nemon), Rifal, Nawang, Dila (doga). Kami punya satu mimpi yang sama waktu itu, menjadi abdi negara. Mulia kan? Hehehe. Yaa, walaupun yang mimpinya menjadi nyata tuh, cuma Indri, Rifal sama Nawang, yang lain nya belum rejeki kali. Termasuk aku juga belum rejeki kali. Hihihihi. Banyak banget kenangan aku selama di sulteng.  Apalagi mendekati hari-hari dimulainya tes menjadi abdi negara itu. Harus bolak balik polres buat ngurus administrasi penda...

Novel Cinta Navel

Gambar
Pesta dan keramaian. Dua hal yang sangat tidak aku sukai. Entah kenapa. Tapi aku sangat tidak menyukai dua hal itu. Bahkan sejak aku kecil. Perayaan ulang tahun semasa kecilpun hanya pernah kualami duakali seumur hidupku yang sudah kepala dua ini. Saat aku berusia 8 tahun dan 17 tahun. Itupun karena permintaan orangtuaku. Sungguh aku sangat tidak menyukai dua hal itu. Dan sekarang aku harus berada dalam keadaan itu. Perayaan pesta dan keramaian. Aku bungsu dari dua bersaudara. Hari ini dia merayakan pesta ulang tahun ke duapuluhtiga nya. Orangtua ku sengaja menyewa salah satu lobby hotel di kota ini, demi ulang tahunnya.  Suasana di dalam sangat meriah dan tentunya ramai. Aku bukan tidak senang dihari bahagia kakak ku. Atau iri? Tentu saja tidak. Orangtua ku tidak pernah memperlakukan kami dengan berbeda. Tidak alasan untukku iri pada nya. Aku hanya tidak suka pesta dan keramaian. Sudah. Saat ini aku di taman hotel. Duduk menyendiri dengan segelas sirup di...

Ya Rabb, Titip Rindu Untuknya

Aku sadar, Allah mempertemukan dua insan yang tidak saling mengenal dalam satu lingkungan dengan beralasan. Allah memisahkan dua insan yang saling mengenal juga dengan beralasan. Karena sesungguhnya, Allah yang maha mengetahui segalanya. Tidak mungkin Allah mempertemukan, tanpa ada suatu maksud. Tidak mungkin Allah mengambil, tanpa memberikan pengganti yang lebih baik. Menurutku, rasa dan rindu merupakan penguji Iman, bagi mereka yang menyadarinya. Seberapa besar seseorang itu bisa mengendalikan nafsunya. Karena, rasa dan rindu kepada ciptaan Nya merupakan nafsu yang harus di kendalikan. Aku tahu, rindu terbesar yang boleh manusia rasakan hanyalah rindu kepada Rabb nya dan Rasul Nya. Rindu kepada ciptaan Rabb nya tidak boleh melebihi batas kerinduan kepada Rabb dan Rasul. Untuk itu, kala rindu ini menelusuri relung hati, sebisa mungkin ku salurkan lewat mendoakan nya. Ya Rabb, titip rindu untuknya, dia yang pernah engkau pertemukan kepadaku dengan berbagai alasan yang bisa ku peti...