Jomblo Prinsip

Jangan digoda meskipun belum ada yang punya.

Assalamualaikum.
Alhamadulillah masih di beri kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki diri oleh Allah.
Oh iya selamat hari raya qurban sahabat muslim ku. Sebenarnya ini mau aku posting dari tadi siang. Tapi ya berhubung suasana lebaran qurban jadi aku sibuk sendiri gitu hihihi. Tulisan ini aku posting juga di instagram aku sih (@ intaniads) Jadi kalau sama bukan berarti akun itu plagiat itu akun ku Hihihi.

Berkaitan dengan kalimat awal. Bedakan jomblo prinsip dengan jomblo nasib ya teman.
Ketika seseorang memilih untuk "menjomblo" bertahun-tahun sambil terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah, dan karena belum menemukan yang halal. Itu namanya jomblo prinsip.
Ketika seseorang "menjomblo" bertahun-tahun setelah putus dari kekasih yang ke 1, ke 2, ke 3, atau ke seterusnya, kemudian masih menggalau ketika belum memiliki kekasih bukan halalnya. Itu namanya jomblo nasib.

Ketika seseorang, muslim maupun muslimah memilih untuk menjomblo karena Allah itu berarti mereka menjomblo karena prinsip.

Intan juga bukan muslimah yang tahu betul soal agama kok. Tapi intan berusaha untuk mencari tahu lebih jauh lagi soal apa apa yang agama intan ajarkan. Salah satunya jomblo prinsip.

Alhamdulillah dengan prinsip itu intan merasa jauh lebih damai menjalani hidup. (Ini bukan lebay, seriusan!) Dengan jomblo prinsip ngga pernah lagi intan merasakan galau galau kaya dulu lagi, kenapa? Karena dengan prinsip ini semuanya intan gantungkan hanya kepada Allah. Intan bahagia, bersyukur sama Allah. Intan sedih, mengadu sama Allah. Allah maha pemilik segalanya. Gimana hati ngga tenang kalau kita gantungkan hidup kita hanya kepada Nya. Logis kan? :)

Jangan digoda meskipun belum ada yang punya. Jadi hargailah keputusan seseorang untuk berhijrah. Hargailah keputusan seseorang untuk menjomblo karena prinsip. Jangan digoda. Kasihan loh. Seorang muslim atau muslimah yang jatuh cinta kepada makhluk Allah sebelum halal itu sangat berat rasanya. Dia harus mampu terus menghijabi hatinya agar tidak terpaut kepada makhluk Allah sebelum halal. Bukankah agama mengajarkan untuk saling tolong menolong dalam kebaikan? Jadi marilah kita sailing tolong menolong dalam kebaikan untuk tidak menggoda para penjomblo prinsip ya teman teman. :)

Wassalamualaikum.
Intan Meidha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Daily] 1

Rapuh