Ya Rabb, Titip Rindu Untuknya

Aku sadar, Allah mempertemukan dua insan yang tidak saling mengenal dalam satu lingkungan dengan beralasan. Allah memisahkan dua insan yang saling mengenal juga dengan beralasan. Karena sesungguhnya, Allah yang maha mengetahui segalanya. Tidak mungkin Allah mempertemukan, tanpa ada suatu maksud. Tidak mungkin Allah mengambil, tanpa memberikan pengganti yang lebih baik. Menurutku, rasa dan rindu merupakan penguji Iman, bagi mereka yang menyadarinya. Seberapa besar seseorang itu bisa mengendalikan nafsunya. Karena, rasa dan rindu kepada ciptaan Nya merupakan nafsu yang harus di kendalikan.

Aku tahu, rindu terbesar yang boleh manusia rasakan hanyalah rindu kepada Rabb nya dan Rasul Nya. Rindu kepada ciptaan Rabb nya tidak boleh melebihi batas kerinduan kepada Rabb dan Rasul. Untuk itu, kala rindu ini menelusuri relung hati, sebisa mungkin ku salurkan lewat mendoakan nya. Ya Rabb, titip rindu untuknya, dia yang pernah engkau pertemukan kepadaku dengan berbagai alasan yang bisa ku petik saat ini. Ya Rabb, jadikanlah rindu ini sebagai ladang pahala untuk aku mendoakan ciptaan Mu yang satu itu.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Daily] 1

Jomblo Prinsip

Rapuh