31 Desember, 23.30 = Polusi Suara
Assalamualaikum..
Ini bukan keluhan, hanya sedikit cerita sebagai anak manusia yang sangat hobi bercerita.
Baru kali pertama aku melewati pergantian tahun masehi di kota rantau. Berhubung kota rantau ku ini jakarta, pasti bisa di bayangkan bagaimana hebohnya perayaan pergantian tahun. Jujur aku lebih suka di indramayu, perumahan ku dekat laut dan itu sunyi, suara kembang api tak terlalu tedengar haha.
Aku bukan tipe orang yang suka kemeriahan dan keramaian, dan bagiku pergantian tahun ini masehi bukanlah suatu hal yang harus di rayakan. Karena menurutku setiap tahun sama, harus selalu belajar menjadi manusia yang lebih baik dalam segala hal urusan dunia maupun akhirat.
Sekitar pukul 10 malam tadi aku merebahkan diri dan bersiap untuk tidur, Alhamdulillah tak lama aku lelap dan mulai merasakan kenyamanan. Sekita satu setengah jam kemudian aku terbangun karena telingaku menangkap berbagai macam suara dentuman petasan dan kembang api yang berdentum ke angkasa.
Kalau dalam keadaan suci, enak.. lebih manfaat bangun di sepertiga pertama malam-Nya. Sayangnya malam ini sedang tidak suci, dan mencoba untuk kembali melelapkan diri pun sulit sekali.
Udah sih gitu aja :D
Ini bukan keluhan, hanya sedikit cerita sebagai anak manusia yang sangat hobi bercerita.
Baru kali pertama aku melewati pergantian tahun masehi di kota rantau. Berhubung kota rantau ku ini jakarta, pasti bisa di bayangkan bagaimana hebohnya perayaan pergantian tahun. Jujur aku lebih suka di indramayu, perumahan ku dekat laut dan itu sunyi, suara kembang api tak terlalu tedengar haha.
Aku bukan tipe orang yang suka kemeriahan dan keramaian, dan bagiku pergantian tahun ini masehi bukanlah suatu hal yang harus di rayakan. Karena menurutku setiap tahun sama, harus selalu belajar menjadi manusia yang lebih baik dalam segala hal urusan dunia maupun akhirat.
Sekitar pukul 10 malam tadi aku merebahkan diri dan bersiap untuk tidur, Alhamdulillah tak lama aku lelap dan mulai merasakan kenyamanan. Sekita satu setengah jam kemudian aku terbangun karena telingaku menangkap berbagai macam suara dentuman petasan dan kembang api yang berdentum ke angkasa.
Kalau dalam keadaan suci, enak.. lebih manfaat bangun di sepertiga pertama malam-Nya. Sayangnya malam ini sedang tidak suci, dan mencoba untuk kembali melelapkan diri pun sulit sekali.
Udah sih gitu aja :D
Komentar