Adab Menguap
Bismillahirrahmaanirrahim
“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan benci terhadap
menguap. Maka apabila ia bersin, hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan
‘Alhamdullillah’). Dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mendengarnya
untuk mendoakannya. Adapun menguap, maka ia berasal dari setan. Hendaklah
setiap muslim berusaha untuk menahannya sebisa mungkin, dan apabila
mengeluarkan suara ‘ha’, maka saat itu setan menertawakannya.”
(HR Bukhari)
(HR Bukhari)
===
Kebanyakan dari kita mengira bahwa ibadah hanyalah sebatas
mengerjakan hal-hal yang memang sudah diajarkan dalam alquran seperti shalat,
puasa, zakat, infaq, berkurban dan haji. Padahal arti ibadah menurut
terminologi, arti ibadah adalah melaksanakan perintah Allah yang telah di
contohkan melalui para Rasul-Nya.
(Dikutip dari ngaji.web.id)
Ibnu al-Mulaqqin telah menyebut keistimewaan Nabi Muhammad
SAW ini dalam kitab beliau, Ghayah al-Suul fi Khashais al-Rasul.
Dalam Kitab Fathulbarri, Ibnu Hajar al-Asqalany menyebutkan
:
وَمن الخصائص النَّبَوِيَّة مَا
أخرجه بن أَبِي شَيْبَةَ
وَالْبُخَارِيُّ فِي التَّارِيخِ مِنْ
مُرْسَلِ يَزِيدَ بْنِ الْأَصَمِّ
قَالَ مَا تَثَاءَبَ النَّبِيُّ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَطُّ وَأَخْرَجَ الْخَطَّابِيُّ مِنْ طَرِيقِ مَسْلَمَةَ
بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ
مَرْوَانَ قَالَ مَا تَثَاءَبَ
نَبِيٌّ قَطُّ وَمَسْلَمَةُ أَدْرَكَ
بَعْضَ الصَّحَابَةِ وَهُوَ صَدُوقٌ وَيُؤَيِّدُ
ذَلِكَ مَا ثَبَتَ أَنَّ
التَّثَاؤُبَ مِنَ الشَّيْطَانِ
”Termasuk keistimewaan kenabian
adalah yang telah ditakhrij oleh Ibnu Abi Syaibah dan Al-Bukhari dalam
al-Tarikh dari mursal Yazid bin al-Asham, beliau berkata : Nabi SAW tidak
pernah menguap sama sekali. Al-Khathabi mengeluarkan dari jalur Maslamah bin Abd
al-Malik bin Marwan, beliau berkata : seorang nabi tidak pernah menguap sama
sekali. Sedangkan Maslamah ini pernah bertemu sebagian sahabat Nabi dan beliau
adalah orang yang berkata benar. Riwayat ini juga didukung oleh riwayat yang
shahih yang menjelaskan bahwa menguap datang dari syaithan.”
Berdasarkan kedua dalil diatas bisa disimpulkan, bahwa
sebaiknya menahan diri ketika terasa ingin menguap, misalnya dengan cara
menutup mulut dengan tangan dan jangan sampai berbunyi, terkadang tanpa sadar
kita menguap dengan mengeluarkan suara-suara yang sebenarnya bisa ditahan.
Selain itu, lebih dianjurkan beristighfar setelah menguap, karena menguap
adalah perbuatan yang dibenci Allah, maka sebaiknya kita memohon ampun kepada
Allah setelah melakukan perbuatan yang di benci Allah tersebut.
source: berbagai media dakwah

Komentar